Skip to main content

Posts

Featured

26. MENANGIS DI CENTRAL PARK

Kata orang, menangis punya dua arti. Ia bisa muncul karena bahagia yang tak tertampung, yang sering disebut tangis bahagia. Atau karena kesedihan yang terlalu dalam untuk diurai. Tapi mungkinkah air mata jatuh karena keduanya datang bersamaan. "Aku habis lari sendirian sambil nangis di Central Park." "Kenapa? Dramatis sekali sih?" ujar temanku di ujung suara. Terasa dekat, tapi tetap berjarak, terpisah dua belas jam perbedaan waktu. Pertanyaan itu tak bisa kujawab saat itu juga. Bukan karena tak mau, tapi karena aku sendiri belum menemukan jawabannya. Mungkin air mata itu turun begitu saja. Sebagai penutup dari hari hari panjang yang kuhabiskan di negara yang katanya adidaya itu. Alih alih menjelaskan, aku memilih memutus sambungan. Menepi sebentar di gerai kopi yang sudah lama kuincar. Blue Bottle. Tiga hari sebelumnya. Perjalanan dinas kali ini memang jauh. Terlalu jauh untuk satu kali penerbangan. New York dan Washington DC. Misi yang dibawa cukup penting. Dan be...

Latest Posts

25. TUAIAN DARI 2025.

24. 10++ TAHUN MENJADI ABDI NEGARA: SEBUAH CATATAN SELEWAT

23. HASIL PANEN DARI 2024